Minggu, 12 September 2010

Ramadhan in Japan "Eid Mubarak"

Masjid Jami' Yokohama

Ternyata Ramadhan di Jepang begitu indah, kenapa saya bisa berkata seperti ini? Padahal kalau dibandingkan dengan di Indonesia, suasananya tidak meriah, tidak ada yang namanya acara-acara Islami. Terlebih lagi, Ramadhan bertepatan dengan musim panas, dimana hampir semua cewek-cewek di Jepang pakai baju tank top, bikini, dan sebagainya. Suasana yang tidak mendukung bukan???

Tapi, saya katakan Ramadhan di Jepang begitu indah. Di hari-hari pertama saya benar-benar tidak merasakan suasana Ramadhan, benar-benar yang saya rasakan hanya haus dan lapar, jiwa saya kosong. Akan tetapi, semuanya berubah ketika sepuluh hari terakhir. Saat sepuluh hari terakhir, saya akan berusaha untuk tarawih dan i'tikaf di masjid. Walaupun jauh dan melelahkan, tapi saya tetap semangat untuk berangkat ke masjid saat itu.

Di sepuluh hari terakhir inilah, saya merasakan indahnya Ramadhan. Dan di sepuluh hari terakhir inilah yang mengubah paradigma hidup saya di jepang ke depan nantinya.

Saya bertemu dengan saudara seiman dari berbagai negara, Malaysia, Pakistan, Sri lanka, Mesir, dan lain sebagainya. Kulit hitam, kulit putih, mata belok, mata sipit, hidung mancung, hidung pesek,  pertengkaran politik antar negara (Indonesia vs Malaysia), dan semua perbedaan disatukan dalam keadaan ISLAM. Kami saling berbagi, berbuka puasa bersama dengan menu yang sangat lezat khas Pakistan (karena kebetulan Masjid Yokohama didirikan oleh orang Pakistan). Makan bersama, shalat bersama, tidur bersama, belajar bersama, dan lain sebagainya. Benar-benar indah, dan tidak pernah saya rasakan di Indonesia. Saya pernah merasakan hal ini ketika saya Umrah di Saudi Arabia. Dan saya merasa suasana ini seperti di Saudi, bukan di Indonesia ataupun Jepang.

Ada sebuah cerita menarik yang  sangat membuatku terkesan. Saat itu aku sedang berbincang dengan teman-temanku, kita sedang ngobrolin hafalan Quran, lalu temanku bertanya "Surat An-Naba yang mana sih?" Lalu aku membacakannya, dan saat itu mata semua orang tertuju padaku. Aku jadi malu, lalu beberapa saat kemudian, seorang ibu asal pakistan mendekatiku "Is this your first time in here?" "No, my third i think",
"I live near here, only 10 minutes, And our imam is my Son, he's hafidz Quran." "Wow, Masya Allah, i wish i can memorize quran but difficult." "Yes, But sure you can."

Ternyata ibu tersebut adalah seorang pegawai kedutaan besar Pakistan. Saya benar-benar terperangah, saya diajak ngobrol oleh seorang pejabat Pakistan. Berbeda sekali dengan orang-orang kedutaan besar Indonesia di sini, birokratis, tidak merakyat, dan kadang seringkali menganggap kami seperti layaknya tidak pantas sejajar dengan mereka. Bahkan saya pernah dimarahi mereka, saat persiapan buka puasa bersama di kedutaan, saat itu saya membantu memotong buah malah dimarahi.

Back to the story,
Kalau di Masjid Yokohama yang dipamerkan adalah keimanan, hafalan Quran, intensitas kedatangan ke Masjid, dan yang lainnya. Berbeda kalau shalat di Balai Indonesia (Sekolah Republik Indonesia Tokyo) milik kedubes, yang dipamerkan adalah I phone seri terbaru, I Pad, dan lain-lain

Padahal pingin Shalat Idul Fitri di Masjid Yokohama, tapi suamiku pingin shalat di Balai Indonesia. Maksudnya Shalat di Masjid tapi nanti silaturrahim ke balai Indonesia, tapi suamiku ngga mau. Benar sesuai dugaan, Shalat Idul Fitri jadi ngga menyenangkan sama sekali. Semua orang berisik ngga ada yang mendengarkan ceramah. Sampai di Rumahnya pak Kedubes ngelihat satpam lagi marah-marah, terus lagi shalat si Ibu pegawai balai Indonesia marah-marah. Capek deh, Niat Idul Fitri ngga sih????

Kalau mau berasa Ramadhannya, carilah masjid atau tempat berkumpul yang dapat memperkuat keimanan kita.


"Eid Mubarak, Minal Aidin Wal Faidzin. I love my Sister And Brother in Islam

Minggu, 05 September 2010

Aku ngga boleh minder

glitter-graphics.com

Aduh, waktu terus berjalan nih....Ngga terasa aku sudah di usia 24 tahun sekarang, tapi amalan ibadahku sudah sampai dimana ya, apa masih seperti anak SD, mungkin jauh lebih buruk. Ya Allah....

Masa muda ini akan ku isi dengan sebaik mungkin, dan aku harus mencapai prestasi. Mungkin kalau di dunia perkuliahan dulu, kita bersaing dengan nilai IPK. Tapi, kini kita harus berprestasi bukan dengan IPK. Semalaman aku berpikir, aku hanyalah seorang ibu rumah tangga, hanya lulusan sarjana. Seringkali aku minder hidup di Jepang, karena kondisiku seperti itu. Setiap kali bertemu orang di masjid, di kalangan orang-orang Indonesia, dan di manapun pasti bertemu dengan mahasiswa S2, S3, profesor, bekerja di perusahaan ternama, dan sebagainya. Aku???

Maka dari itu, semalaman aku menangis dan bodohnya aku menangis hanya karena rasa minder ini. Tiba-tiba, aku teringat tulisanku yang dulu tentang nick, seorang cacat yang bisa memotivasi orang lain. Lalu tiba-tiba pula, otakku terputar kembali kepada isi majalah tarbawi yang sudah usang, seorang lelaki buta penghafal quran. Ya, inilah kisah inspiratif yang menghapus air mataku.

Busakorn namanya, asal thailand. Beliau adalah penghafal Al-Quran yang mendapat gelar Mumtaz dari
Internasional Organization for Memorizing the Qur’an (IOMQ) di Jeddah, Saudi Arabia. Dia tidak pernah sekolah formal sedikitpun, karena sekolah formal untuk tuna netra hanyalah untuk orang budha. Orang ini menginspirasiku, dan benar-benar membuat hari-hariku bahagia kembali.

Di usia saya yang baru masuk 24 ini, saya memiliki targetan yang harus saya capai sampai tahun depan.
1. Saya ingin hafal Quran 2 juz hingga tahun depan. Mudah-mudahan bisa lebih.
Sebetulnya saya sudah hafal juz 30, tetapi tampaknya saya harus muraja'ah lagi dan membetulkan tartilnya dengan sempurna panjang pendeknya. Saya kali ini benar-benar bertekad untuk menghafal quran, saya malu pada Allah, Astaghfirullah.

2. Mengambil kuliah syariah online, agar bisa menjadi lebih baik.
Meskipun hanya online dan harus mengulang dari S1 buat saya tak masalah. saya ingin belajar syariah karena memang ingin menuntut ilmu. Saya ingin berdakwah dengan benar, benar dalam berfatwa dengan dalil-dalil yang jelas, tidak asal-asalan berfatwa. Ditambah juga saya ingin belajar bahasa Arab. Alhamdulillah semua disediakan oleh kampus syariah.

3. Saya ingin mengembangkan hobi saya di dunia sulam menyulam. Maka dari itu, semalam saya mengkontak Mari Hirako untuk sekolah di tempatnya. Saya harus belajar dari yang profesional. Mungkin saya tak bisa menjadi seorang ilmuwan, profesor, karena memang otak saya tak mampu berpikir keras seperti itu. Tapi, saya punya kelebihan yang lain yang bisa saya andalkan. Saya bersyukur, Allah menciptakan kelebihan untuk saya dibalik kekurangan yang lain.

Oleh karena itu, mungkin 3 target sangatlah sedikit....tapi saya mau serius, saya ngga mau macam-macam, saya mau fokus dengan 3 target ini. Saya akan lakukan sebaik mungkin, hingga menjadi yang terbaik.

Bismillahirrohmannirrohiim, dengan tiga target ini insya Allah saya akan bertahan hidup, saya akan menjalani masa muda saya, semua saya akan persembahkan untuk Allah semata demi Syurga-Nya. Saya hanya ingin masa muda saya penuh karya, dan semua karya akan saya persembahkan untuk Allah.Cukup 3 target, tapi saya akan berjalan disini, dan menjadi yang terbaik disini. Saya percaya, harapan masih ada buat saya

Kamis, 02 September 2010

Aku ingin Mencintai-Mu

glitter-graphics.com
Masya Allah, saya tersentuh banget denger lagu ini, bener-bener liriknya membuat saya menangis seharian. Membuat saya introspeksi diri ini, yang mungkin telah kufur nikmat dari Allah. Kurang bersyukur, jauh dari-Nya, dan terlena dengan gemerlapnya dunia.

Sempat terlena akan kehidupan dunia ini yang cuma sementara, padahal yang aku cari di dunia ini harusnya adalah cinta-Mu ya Allah...

Lirik Aku ingin Mencintaimu-Edcoustic
Tuhan betapa aku malu
Atas semua yang Kau beri
Padahal diriku terlalu sering membuatMU kecewa
Entah mungkin karna ku terlena
Sementara Engkau beri aku kesempatan berulang kali
Agar aku kembali
Dalam fitrahku sebagai manusia
Untuk menghambakanMU
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapanMU

Reff:
Aku ingin mencintaiMU setulusnya,
Sebenar-benar aku cinta
Dalam do`a
Dalam ucapan
Dalam setiap langkahku
Aku ingin mendekatiMU selamanya
Sehina apapun diriku
Kuberharap untuk bertemu denganMU ya Rabbi

Kalau mau dengar lagunya bisa didengar di sini

Pizza Love, Rasa Tuna Mayo

Hihihihi, iseng banget nih bikin pizza mau dibentuk hati aja....biar sekali-sekali kreatif dan lucu hehehe (padahal emang kreatif gitu loh :p)


[Glitterfy.com - *Glitter Photos*]

Glitter PhotosNyobain deh resep yang baru ini ngga pake telor lho, ngga kayak resep pizza yang dulu diposting...
Bahan :
1. 2 cup Tepung terigu
2. 1 SDM Ragi instan
3. 15 SDM Air hangat
4. 1 sdt garam
5. 1/2 cup minyak sayur

Isi : Tuna Kaleng, Mayonais, daun bawang (diaduk jadi satu), keju, saus tomat, dan oregano.


 Cara Membuatnya :
1. Campur garam, terigu, dan Ragi instan aduk rata.
2. Tambahkan air dan minyak.Perlahan-lahan.
3. Uleni kira-kira 20 menit, sampai kalis dan adonan tidak putus.
4. Diamkan kira--kira 30 menit.
5. Giling adonan, bentuk menjadi bentuk hati dengan loyang cetakan hati.
6. Oleskan saus tomat, dan toping tuna. Taburi keju dan oregano.
7. Panggang 15 menit.

Jadilah pizza yang cute, kayak aku 

Membaca Pola Jepang

Buat yang baru belajar merajut seperti saya, pastinya pas pertama-tama masih bingung cara membaca pola jepang. Mungkin ini pengalaman saya pas pertama kali merajut, soalnya saya juga gitu, bingung dan mumet. Tapi pas udah ngerti, jadinya malah ketagihan, hehehehe


Saya akan coba bantu temen-temen untuk memahami pola yang sederhana, polanya saya dapat dari blog ini.
Coba lihat gambar di bawah ini :
1. Yang harus teman-teman lakukan adalah, membuat lingkaran...ditandai dengan huruf  わ (wa). Kalau di buku-buku jepang, memang ada teknik sendiri dalam membuat lingkaran. Tapi tampaknya kurang populer buat kita-kita di Indonesia yang memakai pola belanda. Ganti saja dengan 5 rantai untuk lingkaran kecil atau 10 rantai untuk lingkaran besar.
2. Selanjutnya adalah, membuat 2 rantai, dan tusuk half double crochet. Dengan memasukkan benang ke dalam ring. Lalu slip stitch.
3. Lalu buat lagi 2 rantai, dan pada setiap tusukan dimasukkan tusuk half double crochet sebanyak dua kali. Sehingga membentuk huruf V.
Baca terus berurutan dari urutan baris pertama hingga baris terakhir. Permulaan tusukan di setiap barisnya, ditandai dengan angka.



Ini adalah beberapa kode yang sering digunakan dalam pola merajut buku jepang.

 
Pada dasarnya, pola merajut jepang jauh lebih menarik dibandingkan pola merajut American style. Karena berbentuk diagram. Akan tetapi kekurangannya adalah, untuk pemula mungkin bukan sarana yang tepat.
Semoga tulisan ini bermafaat, kalau ada yang kurang mengerti boleh tanya disini.

My Knitting Lesson

Hayuukkk belajar knitting alias merajut dengan dua jarum (breien). Kalau di jepang namanya bouami. Ternyata ngga sesusah yang dibayangkan belajar knitting itu....
Saya belajarnya di Amimono tapi saya belajarnya langsung ke rumah sensei lenny...

Banyak babynya jadi ngga berasa susah belajar knitting, ada anika dan benika chan yang kawaii menemani...

Ini suasana di rumah sensei lenny

Dan ini kesalahanku, sebenernya ini tusuk purl stitch, eh pas sampai di rumah mbak lenny kan mau belajar knit stitch, akhirnya gagal, maaf photonya ngga diupload yang gagal, malu soalnya. Aku juga sok pede banget sih, masa baru belajar udah pakai benang slubby.....




Akhirnya, aku ngulang lagi di rumah pake benang yang agak tipis untuk bikin si knit stitch. Aku bikin pakai benang wool biasa. Lumayan bisa hehehe, akhirnya jadi tapi resultnya jelek, jadi keriting-keriting gitu, kenapa ya???? kayaknya emang benang woolnya yang jelek deh...huhuhu.....



Ya sudahlah, alhamdulillah... yang penting udah tahu dasarnya merajut dua jarum. Project pertama yang akan dibuat adalah syal....ya iya lah itu yang paling gampang, secara baru pemula hehehehe

Muhasabah di Usia Saya 24 Tahun

24 tahun????

Masih muda sekali ya, sudah menikah....Bagi saya, saya sudah tua....artikel kali ini, saya akan membuat puisi.


glitter-graphics.com

MUHASABAH RINDU PADA-MU

Rindu itu hadir
Disambut dengan zikir
Zikir yang sempat terputus
Kini dia menyambutku kembali

Sepi memang tak bertepi
Tapi Kau selalu menemani
Maafkan aku yang khilaf
Pergi sejenak yang melena

Aku kini kembali
Walau tak seutuhnya membawa rindu
Tapi ini yang terbaik

Aku masih berharap jumpa
Di tempat yang bernama surga
Semoga masih ada celah untukku
meskipun kecil dan hanya cahayanya saja

Semoga rindu ini tetap terjaga
Dan tak lekang oleh tempat
Yang bernama dunia.